.:Tarbiyyah Ramadhan:.  

Posted by John alFarouq




Segala puji buatMu ya Allah, Yang Maha mengetahui setiap sesuatu, terang atau tersembunyi. Tanamlah apa sahaja dalam hatimu namun Allah tetap tahu. Kita sebagai hamba hanya perlu menzahirkannya sebagai bukti kehambaan. Sungguh, Allah menyintai hamba-hamba yang merayu-rayu padaNya. Seumpama kisah seorang ibu yang tidak henti-henti ditimpa ujian namun tidak pernah putus doa. Betapa tingginya darjat insan sepertinya. Bagaimana kita? Adakah sudah kecewa bila doa terhijab?

Air Mata Pertama Ramadhan

Setelah seharian bekerja, aku berkejar berbuka di Masjid Tengku Ampuan Afzan sendirian. Sejam rehat dimanfaatkan untuk solat dengan hati yang tenang tanpa terkejar-kejar seperti biasa. Alunan suara Imam oleh Ust Zainuddin bisa melembutkan hati yang keras. Bacaannya yang bermaksud..
"Sebab itu ingatlah kepada-Ku; supaya Aku ingat pula kepadamu. Dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah mengingkari nikmat-Ku.Hai orang-orang yang beriman! Mintalah pertolongan dengan sabar dan tetap mengerjakan shalat, sesungguhnya Allah menyertai orang-orang yang sabar.Janganlah kamu katakan mati orang-orang yang gugur di jalan Allah itu, bahkan sebenarnya mereka hidup, hanya kamu tidak mengerti. Sebenarnya mereka hidup, maksudnya para syuhada yang gugur di medan jihad itu, walaupun dia sudah mati, tetapi masih tetap hidup di alam lain, alam ghaib di luar jangkauan pancaindera manusia. Suatu kehidupan ghaib di mana di sana dibedakan antara roh para syuhada' dari roh-roh manusia lainnya. Roh-roh para syuhada itu di sana diberi rezeki dan kesenangan, menurut hakikat dari suatu kehidupan yang cara-caranya hanya diketahui oleh Tuhan yang Maha Esa. Kita berserah diri kepadanya.Dan sesungguhnya Kami akan mengujimu dengan sesuatu cobaan, seperti ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Namun gembirakanlah orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa malapetaka diucapkannya "Inna li'l Laahi wa inna ilaihi raajiuun Kami adalah kepunyaan Allah, dan kami akan kembali kepada-Nya." Ucapan ini dinamakan Istirjaa, yakni pernyataan kembali kepada Allah. Disunatkan membacakannya manakala kita ditimpa malapetaka berat atau ringan.Merekalah orang-orang yang mendapat berkat dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka pulalah orang-orang yang mendapat petunjuk." (2:152-157)

Dan hatiku begitu tersentuh kali ini. Hati yang ku keraskan selama berada di kuantan akhirnya longlai dek jentikan tarbiyyah dari Tuhan. Aku bersyukur kerna inilah air mata pertama Ramadhan. Alhamdulillah, engkau masih lagi menyayangi diriku.

Merindu Serambi Makkah



Baru semalam aku rasakan berusrah di Qoriah Ramadhan bersama adik beradik Ikhwanul Aminin. Dan kali ini, aku tiada kesempatan merasai wangian Ramadhan disana. Ini juga Tarbiyyah. Terpaksa bertaraweh sendirian kerana balik lewat membuatku sedikit janggal. Ini juga Tarbiyyah. Berbuka dalam stor baju tanpa keluarga dan teman-teman, ini juga Tarbiyyah.


Wahai teman, skali lagi ingin ku panjangkan usul-usul yang dibincangkan. Aku telah berubah, begitu juga kamu. Jangan sekali-kali perubahan yang berlaku melalaikan kita. Tumbuhlah dahanmu mengikut arah yang kamu suka tapi INGAT, akar biarlah kukuh mencengkam bumi. Menjadi fitrah pokok subur tumbuh mencari mentari. Ingat, Islam adalah fitrah kita. Jangan mencari jalan selainnya, meniru-niru perbuatan kaum lain kerana andai kamu lakukan ia maka rosaklah badan, binasalah diri. Ingatlah adik beradikku, rahmat Allah Maha Luas.

Ramadhan..Seindah Namamu

Ra : rahmat (rahmat Allah),Mim : maghfirah (ampunan Allah),Dhod : Dhommanun li al jannah (jaminan untuk menggapai surga),Alif : Amaanun min an nar (terhindar dari neraka),Nun : Nurullahi al Azizi al Hakim al Ghofuuri ar Rahiim (cahaya dari SWT yang Mahakuasa dan bijaksana,maha pengampun dan pengasih)

Banyak kasih sayang Allah terkongsi dalam bulan samada kita sedar atau tidak. Masih lagi mencari-cari kenikmatannya seperti dahulu. Pasti aku tersenyum mengenangkannya. Bukanku seorang bahkan jutaan ummat Islam merasai kelainan bulan yang mulia ini. Siapakah yang mampu menangguhkan Ramadhan Buatku???

Ya Ramadhan...Seindah Namamu

Allahummaba riklana fii Ramadhan waballighna lailatal qadr..



John al-Farouq
Mahallah at-Tabari
18 Ramadhan 0204

This entry was posted on Wednesday, August 17, 2011 at 9:51 AM . You can follow any responses to this entry through the comments feed .

0 comments

Post a Comment